PBB pada hari Selasa kemarin (25/2/2014) mengatakan bahwa Suriah saat
ini telah menjadi eksportir pengungsi terbesar di dunia dan dia mendesak
dunia untuk meningkatkan dukungannya terhadap negara-negara tetangga
yang terkena dampak eksodus warga Suriah dari negara asal mereka yang
sedang dilanda perang.
“Lima tahun yang lalu Suriah adalah negara penampung pengungsi
terbesar kedua di dunia. Namun Suriah sekarang akan menggantikan
Afghanistan sebagai negara dengan populasi pengungsi terbesar di seluruh
dunia saat ini,” kata Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Antonio
Guterres.
“Saya sedih melihat bangsa ini yang selama beberapa dekade menyambut
pengungsi dari negara lain namun sekarang menjadi eksportir pengungsi,”
Guterres mengatakan kepada 193 anggota majelis umum PBB.
Guterres membuat pernyataan itu saat sesi resmi yang diadakan di New
York pada Selasa kemarin, yang dilakukan atas permintaan dari Arab Saudi
untuk membahas hak asasi manusia dan pengungsi, di samping membahas
memburuknya situasi orang di negara yang dilanda perang.
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon sendiri mengatakan kepada Majelis
Umum PBB bahwa badan dunia akan melakukan segalanya untuk melaksanakan
resolusi Dewan Keamanan PBB untuk memberikan bantuan bagi jutaan rakyat
Suriah yang membutuhkan.
Suriah Sekarang Jadi Negara Pengekspor Pengungsi Terbesar Dunia
HOT VIRAL
-
Ibu atau yang biasanya disebut juga mama , bunda atau sebutan lainnya merupakan orang yang tidak akan pernah tergantikan posisinya da...
-
Ke- 1 Apakah yang dimaksud dengan Jilbab, Kerudung, Hijab, Purdah, dan Cadar? JILBAB: Berasal dari bahasa Arab yang jamaknya Jalaabiib a...
-
Biodata Justin Bieber : Nama Lahir: Justin Drew Bieber Nama Panggilan: Justin, Bieber, The Biebs, JBiebz, JB Lahir: 1 Maret 1994, Kanada Aga...
-
puasa wajib Fardhu Ramadhan dan Niat puasa sunnah Assalamu alaikum tinggal beberapa hari lagi bulan yang sangat dinanti nantikan oleh u...
-
Sebuah misi pencari fakta Afghanistan telah menemukan bahwa serangan udara AS baru-baru ini telah menewaskan sedikitnya 13 warga sipil ...